Ga Semuanya Tahu Kok!

Menjadi dosen itu tidak berarti menguasai semua materi. Kadang, keterbatasan sumber daya memaksa seorang dosen harus bisa mengampu mata kuliah yang kurang dikuasainya sekalipun. Lantas belajar, membaca buku, ngangsu kawruh ke pihak-pihak yang lebih ahli adalah cara yang ditempuh agar bisa berbagi ilmu secara benar dan tidak salah.

Sebagai seorang fasilitator di kelas, dosen pun harus siap dengan pertanyaan-pertanyaan kritis dari mahasiswa. Apalagi jaman sudah berubah, mahasiswa sudah semakin cerdas. Teknologi membantu mereka untuk lebih kritis terhadap ilmu. Beberapa pertanyaan bahkan kadang tidak bisa terjawab. Diskusi pun menjadi sebuah metode alternatif untuk mengajak mahasiswa berperan aktif dan menemukan jawaban dari pertanyaan-pertanyaan mereka sendiri.

Cerita mengenai pertanyaan-pertanyaan mahasiswa yang kerap membuat dosen bengong, takjub, dan deg-deg-an inilah yang mewarnai ruang dosen setiap harinya. Gemes, bikin ngakak, sekaligus senewen. Suatu hari ketika sedang mengajar PTI, seorang mahasiswa bertanya, apa perbedaan antara linux dan windows? Saya langsung speechless seketika. Saya ga bisa jawab! Saya bahkan ga pernah pake program linux. Tetapi seperti biasa, salah satu keahlian dosen adalah ngeles, eh bukan, kita menyiasati kata ding. Saya bilang, saya belum pernah ngutak-ngatik Linux, kalau secara teori sih bla bla bla. Lantas saya janjikan untuk memberikan jawaban seusai saya utak-atik. Dan setelahnya, saya langsung berguru pada dosen TI. Iya, berguru jawaban. Hahaha.

Begitulah, ketiban pulung mengajar satu mata kuliah yang kurang saya kuasai membuat saya mau tidak mau membaca banyak buku yang berkaitan dengan teknologi informasi. Memelototi layar komputer, belajar program-program komputer baru, dll. Akibatnya kepala saya penuh dengan materi yang bersliweran. Kalau kata teman-teman dosen, saya kebanyakan baca. Namun itulah konsekuensi dari sebuah profesi dengan beban tanggung jawab yang tidak sedikit. Banyak baca, banyak tanya, dan banyak belajar.  Saya tidak ingin berbagi sesuatu yang salah.

Dosen juga perlu belajar banyak hal kan, karena ga semuanya dosen tahu kok!. Ya setidaknya kalau dosennya itu adalah saya. Hehehehe

{ Leave a Reply ? }

  1. mbitmbot

    blog ini sepertinya akan beralih fungsi sebagai diari dosen :) )

  2. ebeSS

    aseek ;)

  3. silver account

    Misalnya ketika kita akan memilih sebuah kelas yang diajar dosen A, kita merasa perlu tahu ‘medan perang’ dengan paling tidak bertanya-tanya pada orang yang pernah diajar dosen A. Atau kita bisa melihat track record dosen A tersebut dalam memberi nilai, apakah dia termasuk dosen pelit atau murah hati. Caranya? Tentu saja dengan melihat daftar nilai yang dikeluarkan dosen tersebut, dan membandingkan prosentase (baik secara intuitif maupun empiris) mahasiswa yang memperoleh A, B, C,D,dan E. Perbandingan ini akan kita jadikan dasar keputusan untuk mengambil kelas tersebut atau tidak. Bagi mahasiswa yang mencari tantangan (atau cari gara-gara?) tentu saja akan mengambil kelas yang prosentase A dan B jauh lebih kecil dari C.

  4. silver account

    Secara keahlian (hard skill) mahasiswa zaman sekarang memang bagus, hebat-hebat malah, tetapi secara filosofis mereka lemah dalam dasar keilmuan. Mereka terlalu mementingkan hard skill dan agak mengabaikan penguasaan terhadap fundamental ilmu. Mahasiswa saya di Informatika ITB juga banyak yang begitu. Dari skill pemrograman mereka jago, hebat-hebat, program mereka bagus sekali, kreatifitas mereka luar biasa, mendewalah pokoknya. Namun bila diberikan pertanyaan yang menyangkut fundamental, jawaban mereka kurang memuaskan dan terkesan ngasal. Dalam sidang-sidang Tugas Akhir fenomena demikian juga muncul, kebanyakan mahasiswa kurang mampu menjawab konsep-konsep dasar yang terkait tugas akhir yang dibuatnya.

  5. tas jeans

    setuhu sis :D

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>