Go to KL with Mom

Awal tahun lalu, sebagai kado ulang taun untuk ibu tercinta di bulan Januari 2014, saya dan kakak merencanakan jalan-jalan hemat ke Kuala Lumpur selama kurang lebih 3 hari. Sebenarnya sih pengen ngadoin ibu ke tempat yang paling ibu inginkan, yaitu Yerusalem. Cuma ya mahal aja, dan karena dompet habis terkuras untuk pembelian rumah dan lain lain, akhirnya liburan ke Kuala Lumpurlah yang paling terjangkau sama dompet kakak dan saya.

Go To KL

Mengajak ibu jalan jauh bukanlah perkara mudah, selain faktor usia yang sudah menginjak 60 tahun, faktor kesehatan juga menjadi PR tersendiri. Pengalaman sebelumnya, ketika berlibur ke Singapura, ibu kelelahan sehingga acara jalan-jalannya tidak cukup maksimal. Oleh karenanya kami memilih penginapan yang cukup dekat dengan transportasi dan mudah dijangkau.

Continue reading

Tentang Sebuah Hyperpersonal Relationships

computer jokes - our children

Pada tahun 1906, ketika Marshal McLuhan memulai ramalannya tentang sebuah desa dunia, tentu ia sudah membayangkan bahwa hubungan yang terpisah jarak dan waktu akan terjembatani oleh sesuatu bernama teknologi dan merubah esensi hubungan antar manusia itu sendiri.

Teknologi yang diejahwantahkan sebagai sebuah teknologi berjaringan atau kita kenal sebagai internet membawa sebuah ‘excitment’ tersendiri selama kurang lebih 50 tahun keberadaannya. Selalu ada yang baru dalam internet. Dan setiap yang baru selalu membawa perubahan dalam hubungan antar manusia, termasuk pola komunikasinya.

Kita berbicara tentang sebuah media baru dengan teknologi digital. Dimana hampir semua masyarakat sekarang ini lebih banyak berkomunikasi secara dengan menggunakan berbagai macam medium. Sebuah bentuk komunikasi digital. Kemajuan teknologi telah membentuk sebuah revolusi baru tentang cara orang berkomunikasi satu sama lain. Jika dilihat sebagian besar komunikasi terjadi melalui jaringan media sosial seperti facebook, twitter, path, blog, dll. Shift happens. Komunikasi tatap muka menjadi kehilangan makna, karena melalui jejaring sosial ini orang berbondong-bondong memasuki dunia baru, sebuah dunia virtual dengan lingkungan digital. Sebuah realitas virtual melalui interaksi digital. Continue reading

Ke Resort World Sentosa Singapura? Mau!

Tanggal 15 Juli 2013 silam, saya ajak ibu jalan-jalan ke Singapore selama beberapa hari. Berhubung liburan sama orang tua, maka tempat tempat wisata yang dikunjungin pun harus menyesuaikan. Ga terlalu jauh, gampang diakses, dan bikin si ibu senang, seperti misalnya wisata belanja. Jadi masih banyak banget tempat-tempat yang belum saya eksplore terutama yang ada di Sentosa Island. Salah satunya pengen datengin S.E.A Aquarium yang ada di Resort World Sentosa itu. Maklum satu-satunya akuarium raksasa yang pernah saya lihat ya Cuma Sea World di Ancol, makanya saya pengen banget ke S.E.A Aquarium buat muasin rasa cinta saya terhadap ikan laut #eh

Nah kok ya kebetulan, pas lagi punya angan-angan buat balik lagi ke Singapore, pas baca postingan Simbok Venus yang nawarin berlibur gratis 3 hari di Resort World Sentosa. Wah mau dong mbok!

Kalau bener nih ya saya punya kesempatan berlibur 3 hari di Resort World Sentosa, saya bakalan ngajak Grace, sahabat saya. Alasannya sik karena sudah 10 tahun kami bersahabat, tapi sayang jarang bisa ketemu. Grace tinggal di Bandung, sementara saya di Semarang. Dulu kami biasa janjian untuk ketemu di salah satu kota, seperti Jogjakarta misalnya, buat sekedar temu kangen dan jalan-jalan. Tapi semenjak dia menikah, kami sudah tidak pernah lagi melakukan tradisi ‘liburan melarikan diri’ bersama. Sedih . Makanya pengen bisa liburan sekali lagi bareng Grace, sebelum nanti dia punya anak dan makin sibuk sama kehidupan rumah tangganya. #ngarepdotcom

Trus mau ngapain aja di sana?

Yang pasti, wajib hukumnya buat mengunjungi S.E.A Aquarium.  Bagi yang suka kehidupan laut, S.E.A Aquarium adalah surga. Di sini terdapat 800 spesies hewan laut, salah satunya adalah Manta Ray. Tahu Manta Ray kan? Manta Ray adalah salah satu spesies ikan pari terbesar di dunia. Panjangya bisa sampai 7,6 meter lho. Ga pengen? Ih kalau saya sih antusias banget!

Continue reading